raja judi dunia

Raja Judi Dunia Penguasa Kasino Asia Miliki Harta Tak Terbatas

Tiongkok menjadi salah satu negara di Asia yang memiliki daerah perjudian terbesar. Bahkan, di tingkat dunia pun, negara ini mengungguli Las Vegas dalam hal judi. Dari negara inilah banyak muncul raja judi dunia yang namanya sangat melegenda. Raja judi ini menjadi tokoh fenomenal bagi pencinta dunia taruhan.

Salah satu raja judi dunia yang berasal dari Tiongkok adalah Stanley Ho. Selain dikenal sebagai raja judi dunia, ia disebut juga sebagai raja judi modern. Kiprahnya di dunia judi membuatnya makin termakhsyur di kanal perjudian. Bisnis perjudian yang selalu ramai dan dikunjungi orang dari berbagai dunia membuatnya kaya raya.

Dilansir dari berbagai sumber, bisnis perjudian yang dimiliki oleh Stanley Ho sudah mengalahkan bisnis perjudian Las Vegas. Wah sungguh menarik sekali ya. Bagaimana kisah hidup raja judi dunia ini? Yuk simak pembahasan berikut!

Pebisnis Judi yang Tak Suka Berjudi

Nama Stanley Ho di Tiongkok sudah tidak diragukan lagi popularitasnya. Bisnis judi yang dimilikinya sudah menggurita dan membuat banyak perusahaan judi lain sulit menandingi. Meskipun bisnis judinya sangat besar dan membuatnya kaya raya, tetapi Stanley Ho tidak suka bermain judi.

Lelaki berketurunan China-Eropa ini adalah pebisnis ulung yang mengelola bisnisnya dengan baik. Ia dikenal sebagai raja judi dunia bukan karena permainannya, melainkan karena bisnisnya. Di Macau, ia adalah orang yang cukup penting dalam mengatur kebijakan mengenai perjudian sehingga bisa mengubah kota bagian China ini jadi kota judi.

Sebelum adanya investor asing masuk ke Tiongkok, bisnis judi miliknya sempat memonopoli usaha perjudian di Tiongkok. Bisnisnya menguasai hampir seluruh unit perjudian di sana hingga tahun 2002. Kebijakan pemerintah Tiongkok yang membuka jalur investasi asing kemudian membuatnya harus bersaing dengan berbagai pengusaha judi internasional.

Selain bisnis judi, Stanley Ho juga memiliki usaha bisnis hotel kasino. Hotel ini adalah Sociedade de Jogos de Macao Holdings (SJM). Meski sudah banyak investor yang masuk, hotel kasino miliknya ini tetap menjadi yang nomor satu di Macau.

Di sisi lain, ia masih memiliki usaha lain seperti saham yang ada dalam usaha kapal feri dan helikopter, departemen store, hotel, bandara, hingga jalur balapan kuda. Jiwa wirausahanya telah mendarah daging sejak ia muda. Bahkan ia tidak menolak bermain judi karena tidak sesuai dengan jiwanya.

Pebisnis kaya raya ini lahir pada 25 November 1921 dari keluarga yang paling kaya di Hongkong. Keluarga ini memiliki kekuasaan yang cukup besar di sana. Meski dari keluarga kaya, di usia 13 tahun, Stanley Ho sang raja judi dunia harus ditinggalkan ayahnya karena bisnis sahamnya hancur.

Kemudian ia melanjutkan pendidikan di Universitas Hongkong, tetapi tidak diselesaikan karena adanya perang dunia II. Saat itu ia kemudian bekerja sebagai operator telepon pada pasukan Inggris karena lancar berbahasa Inggris dan China.

Memulai Bisnis Judi di Macau

Sejauh perjalanannya selama perang dunia II, ia mengungsi ke sana ke mari untuk menyelamatkan diri. Ia bahkan melakukan penyelundupan diri melewati delta sungai mutiara di malam hari. Berkat kegigihannya ia bisa selamat dan memulai bisnisnya kembali setelah dunia kondusif.

Dengan keuletannya di dunia bisnis, ia kemudian bisa memonopoli kasino di Macau hingga empat dekade. Berkat ini kemudian ia mendapat julukan sebagai raja judi dunia karena bisa menguasai industri judi. Kerajaan bisnis ini yang kemudian membuat namanya makin melambung di daratan China.

Stanley Ho dikenal sebagai pebisnis judi yang selalu mengingatkan keluarga dan temannya untuk menghindari judi. Meski agak klise dengan bisnisnya, tetapi hal inilah yang membuat dirinya sukses sebagai pebisnis.

Ia sempat menjabat sebagai pimpinan sebuah perusahaan industri game yang cukup besar di dunia. Industri ini adalah SJM Holdings yang memiliki nilai 6 miliar US dollar atau sekitar Rp 90 triliun. Stanley sangat cerdas mengembangkan bisnisnya.

Ketika bisnis judinya mulai merangkak naik, ia segera membuka usaha baru karena melihat peluang akan ada peningkatan minat game di masa mendatang. Selain itu, ia juga membuka banyak cabang kasino di berbagai negara seperti Portugal dan Korea Utara.

Kekayaan pribadinya di tahun 2018 tercatat sejumlah 6.4 miliar US dollar atau sekitar Rp 96 triliun. Meski kekayaannya cukup banyak, ia tetap hidup dengan sederhana dan tidak berfoya-foya dengan harta yang dimilikinya ini.

Akhir Hidup Sang Raja Judi Dunia

Stanley Ho yang dikenal sebagai raja judi dunia menutup usia di umur 98 tahun. Ia meninggal dunia pada bulan Mei 2020 lalu di rumah sakit Sanatorium Hongkong. Di usianya yang sudah tua, ia meninggal dengan meninggalkan harta kekayaan serta set perusahaan yang tak terbatas.

Selama hidup, diketahui bahwa Stanley pernah beberapa kali menikah. Istri pertamanya yaitu Clementina Leitao, dinikahi pada tahun 1948. Istrinya adalah anak seorang pengacara terkenal di Macau yang memiliki banyak hubungan dengan orang penting dunia.

Baca juga: 11 Raja Judi Unik yang Berselancar di Dunia Taruhan

Istri keduanya adalah Lucina Laam sebelum aturan poligami di China dilarang. Selain itu ia juga memiliki istri tidak resmi yaitu Ina Chan dan Angela Leong. Istri pertamanya sudah meninggal terlebih dahulu di tahun 2004. Sehingga di akhir hayatnya, raja judi dunia ini meninggalkan 3 istri dan 16 anak.